Suatu Malam,saya lupa tepatnya kapan...perbincangan antara saya dan sahabat saya di mulai.
Waktu itu kebetulan dia akan menunaikan Rukun islam yg ke 5,ya.Ibadah Haji.
Dia termasuk salah satu orang yg beruntung di dunia,knapa saya berkata seperti itu?
Dengan umur yang masih muda,lebih muda dari saya,dia sudah bisa menunaikan ibadah haji.
Terkadang terbesit Rasa iri di hati,lalu saya bertanya pada Tuhan,"Tuhan...apakah saya berdosa jika iri dengan teman sendiri?"
Tuhan berbisik : Tidak,karena irimu adalah iri yg positif.irimu demi kebaikan.Irimu adalah cambuk pemacu motivasi.
Lalu perbincangan kami pun mulai lagi,saya Menitip Doa kepadanya,Agar dia Mendoakan saya di Tanah suci,Agar saya bisa berubah menjadi orang yang lebih Baik lagi.
Teman saya berkata dengan nada Rendah : "Iya,pastinya aku akan mendoakanmu,Tapi ingat Doaku takkan berhasil jika tanpa ada usaha dan kemauan di dalam dirimu sendiri untuk merubahnya"
Kemudian Saya terdiam sejenak,Dan hati kecil saya Berkata "Ada benarnya juga apa yang di katakan sahabat saya terhadap diri saya
Mulai saat itu saya bertekad akan merubah apa yang salah di dalam diri ,yang selama ini menjadi pengganjal atas hidup ini.
sumber Gambar : Google

