Menantang rasi bintang, membalik garis tangan, menarikan cerita, menuliskan lagi puisi yang mulai kehilangan rimanya. memotong awan pekat gelap, melintang tepat di jantungnya, terburailah darah cahaya yang lama terhalang gelapnya, silau berkilauan terangnya. benderang. tenang sebentar mengendapkan, uraikan simpul kacaunya. diam sebentar membedakan, yang teringinkan yang dibutuhkan.hidup itu sekali, dan mati itu pasti, bisa jadi nanti, atau setelah ini.coba tulis ulang lagi, yang sejatinya kau cari. maka sudahilah sedihmu yang belum sudah. segera mulailah syukurmu yang pasti indah. dan berbahagialah, bahagialah. sudahilah sedihmu yang selalu saja, menantangmu..
Ini hanyalah sebuah pesan untuk tidak menyerah pada keadaan, ajakan untuk selalu bersyukur atas
apapun kita sekarang ini, lalu menggunakannya sebagai bahan bakar untuk
mencari apa yang sejatinya kita cari. kebahagiaan. hidup itu sekali,
mati itu pasti, bisa jadi nanti, atau setelah ini.
Liryk By : FSTVLST

